MADIUN – Sebanyak 120 anak mengikuti kegiatan Madiun Khitan yang digelar Pemerintah Kota Madiun dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-108 Kota Madiun. Kegiatan yang berlangsung di Rumah Dinas Wali Kota Madiun tersebut menjadi agenda rutin tahunan yang tidak hanya bernilai sosial, tetapi juga sebagai upaya melestarikan tradisi budaya yang telah mengakar di masyarakat.
Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun mengatakan, khitan merupakan bagian dari budaya yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi penerus. Karena itu, kegiatan Madiun Khitan secara konsisten menjadi salah satu rangkaian peringatan hari jadi kota.
“Khitanan ini adalah budaya yang harus kita lestarikan. Karena itu, Madiun Khitan menjadi kegiatan rutin yang terus kami jaga pelaksanaannya setiap tahun,” ujarnya, Kamis (4/6).
Menurutnya, peserta yang mengikuti khitan massal merupakan bagian dari generasi penerus yang akan menentukan masa depan bangsa. Karena itu, pemerintah berupaya memberikan perhatian dan dukungan agar mereka dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat dan berkualitas.
“Hari ini ada 120 peserta. Masa depan adik-adik inilah yang akan menentukan masa depan bangsa. Saya berharap mereka bisa menjadi generasi penerus yang menyongsong Indonesia Emas 2045,” katanya.
Lebih lanjut dirinya menambahkan, penyelenggaraan Madiun Khitan tidak hanya melibatkan pemerintah daerah, tetapi juga mendapat dukungan dari berbagai pihak. Di antaranya Yayasan Nurul Hayat yang turut memberikan bantuan serta bingkisan kepada peserta.
Ia menilai kolaborasi tersebut menjadi bukti bahwa pembangunan sumber daya manusia merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi. Ini menunjukkan bahwa kepedulian terhadap masa depan anak-anak adalah tanggung jawab bersama,” pungkasnya.
(rams/kus/diskominfo)
2024 © by Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Madiun