Nobar Final Liga Champions, Plt Wali Kota Turut Larut Bersama Masyarakat

  • Kategori Berita
  • By Diskominfo
  • 30 May 2026

Nobar Final Liga Champions, Plt Wali Kota Turut Larut Bersama Masyarakat

MADIUN - Final Liga Champions kali ini terasa berkesan di Kota Pendekar. Bukan hanya bagi pendukung Paris Saint-Germain (PSG) maupun Arsenal, tetapi juga bagi masyarakat. Pasalnya untuk kali pertama, Pemerintah Kota Madiun memfasilitasi nonton bareng (nobar) pertandingan sepak bola selain tim nasional (Timnas) Indonesia. Nobar di halaman balai kota itu pun dihadiri ratusan masyarakat, Sabtu (30/5) malam. Terlihat pula Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun yang turut larut dalam euforia pertandingan.


Pemerintah Kota Madiun sejatinya cukup sering menggelar nobar. Namun, hanya saat pertandingan Timnas Garuda. Kali ini berbeda. Ada laga Final Champions juga. Hal itu tak terlepas dari permintaan masyarakat. Hadirnya nobar terbukti tak hanya memberikan hiburan bagi masyarakat. Tetapi juga memberikan banyak manfaat lainnya. Mulai turut meramaikan kawasan Pahlawan Street Center (PSC) hingga meningkatkan perekonomian. Apalagi di lokasi PSC memang tengah mengemuka bazar UMKM.


Masyarakat juga tampak antusias. Hadirnya nobar tentu menjadi hiburan tersendiri. Meski bukan laga Timnas Indonesia, final Liga Champions cukup menarik kehadiran para bola mania. Terkhusus bagi pendukung kedua tim yang bertemu. Teriakan silih berganti antar pendukung saat peluang tercipta. Pertandingan memang berjalan seru sedari awal. Arsenal tampil menyerang begitu peluit dibunyikan. Upaya itu berbuah gol lewat sepakan Havert di menit keenam. 


Tak ingin tertinggal, PSG berganti menyerang. Bahkan, penguasaan bola menyentuh 70 persen lebih untuk PSG. Sejumlah peluang pun tercipta. Namun, rapatnya baris pertahanan Arsenal membuat Dembele dkk kesulitan menyamakan skor. PSG masih tertinggal hingga paruh waktu. 


Gaya menyerang total kembali diperlihatkan anak asuhan Luis Enrique tersebut. PSG berhasil menyamakan kedudukan dari sepakan Dembele dari titik putih usai Kvaratskhekelia dijatuhkan di kotak terlarang. Gol di menit ke-65 itu menyelamatkan PSG dari kekalahan. Pertandingan kembali berjalan dengan tensi tinggi. Arsenal pun kembali tampil menyerang. Namun hingga peluit panjang dibunyikan, hasil sama kuat tetap bertahan. Begitu juga di babak tambahan. Juara Liga Champions kali ini pun ditentukan melalui adu pinalti. PSG berhasil mempertahankan gelar juara usai menang penalti 4-3. (bip/agi/diskominfo)